ARA. Seorang gadis berperawakan sederhana. Berwajah polos dan sendu. Wajahnya tidak putih tapi tidak juga gelap. Kadang sering merona. Bila pancaran sinar matahari datang, mukanya akan berseri memantulkan cahaya kehangatan. Senyumnya selalu tertanam dalam suka maupun duka. Tubuhnya tidak berbobot besar tapi tidak pula terlampau kecil. Semua yang ada padanya serba sederhana dan sekilas biasa saja. Di sisi lain gadis berusia 19 tahun itu terlihat cantik karena jilbab rapi dan rok yang senantiasa menemani harinya kemanapun ia pergi. Pakaian yang ia kenakan pun tidak berlebihan. Semua disesuaikan dengan kondisi dan keperluan. Suatu hal yang menarik adalah ia bisa tampil elok dan apik dimana saja. Tidak ada seorang pun yang mengetahui bahwa begitu banyak lara yang bergelayut dalam jiwanya. Pundaknya yang kecil seakan tak kuat menahan beban itu. Tapi lagi-lagi kesabaranlah yang tiada pernah habis dalam dirinya. Se...
By Nia Nurul Syahara