Skip to main content

Cara Mudah Menghitung Masa Subur


Perempuan itu harus pandai, terutama utk mengetahui masalah kesehatan dirinya, karena darinyalah akan lahir generasi penerus umat dan bangsa..

Terkait masalah perempuan, berhubung sudah menikah, ingin rasanya sedikit berbagi. Berharap agar menjadi amal jariyah kelak.

Perihal khusus 'kesehatan reproduksi perempuan' mgkn bagi org dinilai tabu, tapi dlm pernikahan ini hal nmr wahid yg patut utk dibahas.

Bagi pasangan yg sudah menikah pasti ingin punya keturunan dongs? Betapa bahagianya melihat anak2 yg lucu dan shalih shalihah, sbg qurrata a'yun(penyejuk pandangan) serta buah hati yg menentramkan.

Masalah utama reproduksi perempuan yg umumnya yakni kesuburan pd perempuan(istri). Namun sbnrnya kesuburan jg harus ada pd laki2(suami) ya. Ga mungkin kan kalo istri subur tapi suami tidak subur bisa punya anak? Harus dua2nya subur dan sehat wal afiyat.

Karena hakikatnya anak adalah hasil bersatunya sel telur dan sel sperma yg sehat. Sehingga kelak dia bisa berkembang menjadi manusia baru yg akan dilahirkan k dunia.

Panjang sekali jika prosesnya harus diceritakan mulai dari bagaimana bertemunya sel-sel calon orang tua itu sampai sang calon anak terbentuk.

Tp kali ini saya mau sharing ttg cara mudah menghitung kesuburan perempuan dan yg terkait dg kondisi keperempuanannya. Kalau mau browse di google sbnrnya banyak caranya yg menurut saya agak rempong alias ribet. Biar gampang di sini saya mau merekomendasi satu aplikasi penghitung masa subur (period tracker) yg saya gunakan sendiri dan hasilnya dpt diandalkan.

Gunanya antara lain menghitung masa subur, ovulasi, keadaan fertilitas(paling subur, tidak subur), catatan keluhan kita, dan lainnya.

Caranya mudah sekali tinggal download aplikasi Period tracker Flo dan isi kolom2 yg ada di sana.

Jika sudah download, yang pertama dilakukan yakni create an account(buat akun), date of birth(tanggal lahir), lifestyle setting(ttg gaya hidup), you goal(target); record period(hanya utk merekam masa haid) atau get pregnant(ingin hamil).

Lalu, yang kedua yaitu isi ttg jadwal period (haid) bulan sebelumnya. Note: kalau lupa juga tidak apa2. Jika sudah semua diisi, klik, nanti akan muncul dengan otomatis siklus masa subur yang terdiri dari jadwal haid per bulan, masa subur, masa ovulasi(pelepasan sel telur), masa tidak subur dan lain-lainnya.

Selanjutnya tinggal klik-klik saja ikon atau tulisan yang sekirannya dapat bermanfaat utk kita. Ada juga tabel parameters utk merekam jejak kondisi kesehatan seperti lifestyle, sex and sex drive, how are you, log symptoms, log vaginal discharge, other health disease, and notes.

Masa subur ini ada renggang waktunya yang langsung diprediksi oleh aplikasi jadi kita tinggal ikutin saja program hamil sesuai dengan waktunya. Setidaknya melakukan unprotected sex dua hari sekali dalam waktu subur tersebut dapat meningkatkan peluang untuk terjadinya hamil. Kondisi yg kita rasakan juga dapat membantu melihat record kesehatan kita.

Aplikasi ini tidak sempurna 100% mungkin kekurangannya bagi orang yg tidak bisa bahasa Inggris. Selebihnya bagus dan bermanfaat. Apalagi jika sudah positif hamil dapat juga diganti settingnya jadi pregnancy mode, aplikasi ini dpt membantu kita menentukan due date(perkiraan hari melahirkan) dan ada health insight(informasi utk kesehatan ibu, informasi kesehatan/ukuran janin, saran2, apa yang terjadi, dll).

Semoga bermanfaat. 😀

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...