Skip to main content

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab


Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak yang memanggil.

Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll.

Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab.

Abu اب
Untuk menunjukkan penghormatan kepada seseorang ayah yang baru memiliki anak pertama/panggilan bapaknya atau bapak dari seorang anak. Misalnya Rasulullah mempunyai anak bernama Al-Qasim, jadi bapaknya Al-Qasim disebut Abul Qasim

Ummu ام
Untuk menunjukkan penghormatan kepada seseorang ibu yang baru memiliki anak pertama/panggilan ibunya atau ibu dari seorang anak. Misalnya ibu mempunyai anak bernama Aisyah, jadi jika dipanggil Ummu Aisyah artinya ibunya Aisyah.

Abi ابي
Untuk menunjukkan penghormatan dari anak kepada bapaknya, abi artinya bapakku.

Ummi امي
Untuk menunjukkan penghormatan dari anak kepada ibunya, ummi artinya ibuku.

Buya بوي
Untuk menunjukkan panggilan sayang dari anak kepada bapaknya atau karena nilai keutamaan (keilmuan) yg melekat pada seseorang. Buya artinya juga bapak.

Muya موي
Untuk menunjukkan panggilan sayang dari anak kepada ibunya atau karena nilai keutamaan (keilmuan) yg melekat pada seseorang. Muya artinya juga ibu.

Abati ابت
Untuk menunjukkan panggilan hormat sekaligus sayang dari anak kepada bapaknya.  Abati artinya juga bapak.

Amati امت
Untuk menunjukkan panggilan hormat sekaligus sayang dari anak kepada ibunya.  Amati artinya juga ibu.

Katerangan di atas diambil dari kajian ustad Adi Hidayat, Lc, MA. Jazahullahu khairaa.

Semoga bermanfaat buat sy juga pembaca yg lain..

Comments

  1. Kalau untuk panggilan Kakak kandung perempuan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. panggilan untuk kakak kandung perempuan dalam Bahasa Arab biasanya "ukhti".

      Delete
    2. Kalau panggilan kesayangan nya "ukhtayya". Mungkin. Hehe

      Delete
  2. Amati ini apa bukan panggilan untuk bibi/tante?

    ReplyDelete
  3. Kalau memanggil ibu ^ammah^ tepat atau tidak?atau sebaiknya ummi?

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. luar biasa sekali... nabi ibrahim menasehati bapaknya dengan panggilan ya abati.. menasahati dengan lemah lembut dan penuh penghormatan

    ReplyDelete
  6. Kalo keponakan panggil amati ke kita, gimana?

    ReplyDelete
  7. Bismillah. Ukhti aku izin copy tulisan arabnya yaa. Contoh ابت

    ReplyDelete
  8. Gimana dengan tarakh yg kata uas artinya ayah kandung

    ReplyDelete
  9. Abba & amma apakah benar sebutan untuk bapak dan ibu?

    ReplyDelete
  10. Abba dan amma apakah benar sebutan untuk bapak dan ibu

    ReplyDelete
  11. Apakah boleh seorang laki laki yang bukan ulama dipanggil buya oleh anak anaknya?

    ReplyDelete
  12. izin ambil manfaat...
    jika suatu saat sy post di IG

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...