Skip to main content

Posts

Suami Romantis

Siapa sih yang ga suka suami romantis? Terlebih mata kita sering disuguhin sama adegan-adegan drama yang lewat di beranda sosial media ya kann.. Contoh romantis suami isteri yang perfectos kayak dramaqorea itu gimana sih, ni aku jelasin yap. Sang suami tamfan, rambut klimis, senyum menawan dihadapan isteri, baju selalu rapi nan wangi. Sering memberikan bunga kepada sang isteri tanpa diminta. Tidak lupa selalu siapkan kado juga supaya bisa bilang "surpriseee". Sering ngajak isteri halan-halan holiday atau hangout gitu ke tempat aesteutic. Kalo lagi jalan suka gandengan tangan atau ngrangkul isteri. Kalo lagi makan bersama sesekali suapin isteri, beliin makanan favoritnya, lapin mulut istri kalo belepotan, ajak ngobrol istri bukan main hp. Suami selalu mengerti isteri maunya apa. Siaga mengantar isteri kemanapun. Istri bak ratu, dimanja, disayangi, diberi pengertian. Perhatian sama penampilan istri, sering memuji isteri, dimodalin beliin skincare, baju baru, dan mak...

Appreciation Letter

Dear me myself, thank you to stay here and keep fight anything we hafta through so far. I appreciate "you" because those kinda hurricane such as excruciating situation, distraugt condition, or any simple bad day you can passed it welldone. Even you're not perfect but it's perfectly imperfect. I love ya' and always be the leading proponents of me myself genuinely. Hehehe Terdengar agak berlebihan ga sih kalo kita ingin menyampaikan surat penghargaan kepada diri sendiri? I dont need answer, by the way. Di sini aku mau share aja, karena sebagai manusia rasanya kita patut untuk saling menghargai. Terutama menghargai diri sendiri atas apa yang sudah ia hadapi. Semacam bisa melewati berbagai bentuk tantangan, perjuangan atau kesulitan dalam hidup, misal. Sungguh terkadang tidak mudah ya. Banyak orang yang gagal menghargai dirinya sendiri. Merasa kecewa, rendah diri, hanyut atau tidak mengerti caranya bersikap yang sesuai/pantas. Dan saat menulis surat...

A postpartum story

Today is exactly 49 days postpartum after i delivered my son last month. Mau cerita sedikit untuk berbagi rasa hehe. Campur baur banget postpartum anak ketigaku ini, keinget kayak kata-kata mbak taylor swift yaitu happy free confused and lonely at the same time. "Happy" karena punya anak merupakan anugerah yang sangat besar buatku (alhamdulillah bini'matihi tatimmusshalihat). Bersyukur punya anak lagi; sehat, sempurna, masyaaAllah tabarakallah. He is more than i ever expected. There is no reason to be unhappy. I am seriusly excited and glad. Imo, having children is an achivement. Dikala orang sibuk dengan achivement duniawi (boleh2 aja sih), menurutku punya anak juga pencapaian dimana aku bisa berjuang dan mendapatkannya agar aku bisa mengasuh dan mendidiknya untuk bekalku di akhirat insyaAllah. Bukan tujuannya tapi prosesnya. Ya proses tersebut yang dinilai walaupun ujungnya atau hasilnya juga poin penting. Pokoknya bahagiaaa punya anak2 itu kita jadi punya ...

Menghadapi Sibling Rivalry dan Menjaga Kewarasan

Cerita tentang kelahiran adik bayi tidak lengkap pastinya tanpa bumbu kecemburuan, iri dan persaingan sang abang dengan si adik a.k.a sibling rivalry. Nah disini aku mau cerita, anakku si shalih yang kini jadi abang lagi melewati masa sulitnya. Ditambah dia mengalami masa kayak kekurangan figur ayah sejak sebelum adiknya lahir. Alasannya karena buyanya dengan berat hati harus meninggalkan kita dan diasrama untuk melanjutkan kuliah S3 (doktoral) di kota hujan, jadi dia pastinya kehilangan sosok buyanya (untuk beberapa waktu selama buya diasrama). Alhasil si shalih menghadapi hari-hari yang sangat sulit karena aku pun juga waktu itu (pas buya pergi ke Bogor) hamil besar sehingga membuat tenaga serta perhatian aku ke dia ga optimal. Terlebih setelah lahir adiknya, semua harus terbagi. Dan nyaris dia seperti terabaikan. Padahal aku masih malahan terus memperhatikan dan sangat sayang padanya. Then, tenaga dan fokusku jadi tersita untuk diriku sendiri ya karena postpa...

ASI BOOSTER ALAMI

Duluuu, kita sering dengar kata orang minum ini biar asi nya deras, makan ini biar asi nya banyak, harus begini biar asi nya lancar, harus begitu, jangan begini, jangan begitu bla bla bla. Sekarang, aku mencoba untuk - bukan ga mau dengar nasihat ya - tapi lebih mengontrol telinga. Apa yang didengar ga semuanya masukin ke pikiran atau hati. Atau kalo perlu tutup aja dulu telinganya. Hadapi aja apa kata orang dengan senyuman - yahh - walaupun kadang ga harus senyum juga sih. Wkwk.. Namun, dengan begitu aku tetap berusaha belajar dan mencari informasi yang tepat. Terkhusus tentang bagaimana agar asi lancar dan memenuhi kebutuhan bayiku. Dengan teknologi kita bisa mencaritahu di web - yang terpercaya - misalnya web IDAI atau yang sejenisnya. Bisa pula kita bertanya di grup atau komunitas ibu anak atau parenting. Biasanya mereka mendatangkan pakar/ahli dalam seminar/konsultasinya. Alhamdulillah kini, aku lebih paham, dari sebelumnya. Ternyata asi booster itu hanyalah kos...

Birth Journey

Hari Rabu tanggal 27 April 2022 pagi menjelang siang jadwal kontrol ke dokter obgyn, keadaan saat itu aku udah sering kontraksi tapi belum teratur. Pas di cek ctg eh malah kontraksinya kurang dari yang diharapkan. Dicoba cek vt yg rasanya subhanallah tbl, ternyata udh bukaan 2. Dokter yakinkan insyaAllah ini bisa lahiran vbac. Tapi kok dalam hati gimana gimana gitu. Siang menjelang sore itu disuru banget gerak dan kalo malam ini kontraksi teratur atau ada tanda2 melahirkan, langsung aja k UGD kata dokter. Sore dipaksain banget gerak sampe capek, kerjain apa aja yg penting bisa kontraksi. Eh ternyata keluar flek (lendir darah). Alhasil malam2 meluncurlah kami k rs. Dicek vt lg, ya Allah, kok kayaknya ga kuat rasanya digituin berulang2. Dalam hati udah nyerah aja deh mau sc aja lg biar cpt kelar. Well, masih bukaan 2. Kontraksi ga nambah malahan berkurang. Terus dipantau sampe masuk ruang tunggu lahiran normal, dikasih pilihan sama dokter: 1. Pulang, dan tunggu kontraksi ...