Skip to main content

A sample of Lesson Plan Towards Curriculum 2013

LESSON PLAN

School                         : SMP N 13 Pekanbaru
Class/Semester            : VII/1
Subject                        : English
Time Allocation            : 25 Minutes
Teacher                       : Miss Nia

Basic Competence
1.6 Menyusun teks tulis untuk membuat label nama (label) dan daftar barang (list), dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

1.7 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan sifat orang, binatang, dan benda, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks

1.8 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyebutkan tingkah laku/tindakan/fungsi dari orang, binatang, dan benda, dengan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

Indicator                   
The students can identify the meaning of label and list the students have made and the function.
The students will be able to mention the label and list the students have made and the function in front of the class.

Goals                         
1. The students are able to mention the meaning of label and list of things around them.
2. The students are able to mention the function of label and list of things around them.
3. The students are able to use the vocabularies in daily life(practically).                 

Matery of Learning
The things around the students; things in the classroom, things in the bag, parts of the house, and animals in the school and home which the students have seen.
Method of Learning 
Jigsaw Reading Strategy
Group activity
Using Song/Music

The step of activity
Pre-activity
1.      The teacher greets the students and check attendent list.
2.      The teacher open the class by praying.
3.      The teacher give ice break/motivate the students.
5’
Whilst
1.      The teacher divides the students in to 4 groups. (the students give name of their group)
2.      The teacher gives the students pieces of paper. The students have to draw pictures and label/list it.
3.       The teacher covers the time allocation only 5 minutes to draw and label/list the things by playing a song.
4.      Then the teacher ask each group to show their picture and label/list of things loudly in front of the class.
5.      The students gives a applause for who is/are right.
15’
Post-activity
1.      The teacher ask the students feeling and understanding about the things around them.
2.      The teacher closes te lesson by greeting.
5’

Sources
Ron C. Lee, Ph.D. Easy Reading for Beginner. Available at http://www.rong-chang.com.
Rebecca L. Oxford. 1989. Language Learning Strategies. USA: Newbury House Publishers.
Bahasa Inggris, When English Rings the Bell. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2013.

   

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...