Skip to main content

Posts

Tips Lancar Meng-ASI-hi Untuk Ibu Rumah Tangga

Kali ini saya mau berbagi tips lancar mengASIhi untuk ibu rumah tangga.  Berikut tips saya yang sudah menjalani 9 bulan lebih mengASIhi anak kedua, fyi saya di rumah No ART.  1. Pilih prioritas Ada kalanya kita sampingkan ego sebesar2nya untuk memilih prioritas. Antara diri kita atau anak, antara diri kita atau suami, antara suami atau anak. Kuncinya istri dan suami harus kerjasama, saling mengingatkan. Mana yang lebih penting? Kaitannya dengan mengASIhi tentu ini prioritas. Contohnya: jangan marah kalo kita lagi makan bayi minta nyusu. Jangan bingung kalo lagi masak bayi minta nyusu, ya matiin kompor cuci tangan ambil si bayi. Mau masak eh bayi minta nyusu plus dikelonin, yaudah pesan gofood. Ingat, bayi adalah prioritas kita karena dia adalah amanah dari Allah.  2. Waktu tiada batas Produksi ASI itu konsepnya supply and demand. Dimana ketika diminta akan ada stok. Ada permintaan ada barangnya. Tidak ada permintaan maka tidak ada barang. Sedikit permintaan ...

Sikap Umat Islam Terhadap Pemilu 2019

Sebagai muslim, tentu yang utama adalah mematuhi syariat Islam atau hukum Allah. Dalam pemerintahan di Indonesia saat ini tidak menggunakan syariat Islam seperti pada zaman Rasulullah, khilafah, dan tidak pula berlandaskan hukum Allah. Sistem pemerintahan berdemokrasi. Itu bukanlah sebuah kebanggaan buat umat Islam. Karena umat Islam seharusnya menggunakan hukum Allah. Bukan demokrasi yang notabenenya hukum buatan manusia yang mana bertajuk dari rakyat - oleh rakyat - untuk rakyat. Namun keterlanjuran kita lahir sebagai warga negara Indonesia kini yang menganut paham demokrasi tersebut membuat kita wajib menghargai pemerintahan dan kepemimpinan yang ada. Karena dalam Islam kita harus taat pada Allah, Rasulullah dan Ulil amri. Makna ulil amri yakni pemerintahan. Sebagaimana Kalamullah berikut: Surah An-Nisā: 59 - "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kem...

Tips merawat luka dan cepat pulih setelah melahirkan caesar

Salam blogger! Waktu melahirkan yang kedua kali baru baru ini, saya harus sc alias caesar karena alasan medis. Padahal rencananya pervaginam. Qadarullah wama sya'a fa'al. Namun Alhamdulillah nih luka jahitannya terbilang cepat kering dan sakitnya cepat reda. Berikut tips merawat luka dan cepat pulih sc ala saya : 1. Harus minum obat dari dokter sampai abis, 2. Tiap pagi minum jamu (dipercaya meningkatkan daya tahan tubuh secara alami guys!), 3. Wajib makan makanan yang berprotein tinggi (ikan/ayam/daging/telur minimal 3) dan juga yang kaya serat biar bab lancar, 4. Usahakan istirahat yang cukup (atur waktu, kalo baby tidur kita ikut tidur juga), 5. Saat habis mandi lansung keringkan plester anti air yang nutupin luka kita biar ga lembab, 6. Reduce stres/baby blues dengan nikmatin waktu sama baby atau melakukan apa yang kamu suka asal bukan yang dilarang ya. 7. Atur mindset agar cepat sembuh. Kayak hipnoterapi gitu misal "aku harus cepat pulih, aku bisa m...

Dear my second baby boy,

This was a memento for my newborn baby, written in pekanbaru December 2nd 2018 before he's comin' to the  world . What a lateeeee blog story. 😁 but, it's OK ! (Yang penting ngepost, he he he ✌) Alhamdulillah atas hadirmu di dalam rahim muya, di tengah rasa sendu kehilangan abangmu, ternyata Allah masih percaya pada muya. MasyaaAllah tabarakallah. Akhir tahun 2017, qadarullah muya sangat kalut karena abangmu duluan pulang menuju rumah abadi kita di surga. Tiga bulan setelah itu Allah karuniakan benih baru dari cinta buya dan muya. Bukan tanpa resiko, namun inilah kuasa-Nya. Bahkan sampai hari ini muya terus berdoa agar jangan sampai lepas dari amanah ini.  Muya tidak peduli dengan apa kata miring orang. Terlalu cepat, terlalu dekat, atau lainnya. Yang penting muya harus menjagamu sebisanya semampu muya. Muya tidak peduli harus merasakan hal hal yang tidak nyaman ataupun kehilangan karir untuk saat ini. Muya yakin semuanya itu sesuai untuk membayar rasa bah...

Dear My First Baby Boy,

Setahun yang lalu, aku dilahirkan menjadi ibu Itu karena kau lahir ke dunia yang fana ini, nak Aku menanti tangisanmu Aku berharap genggaman tanganmu Aku berharap kau bergerak walau sedikit saja Aku ingin memelukmu Aku ingin menciummu Aku ingin menggendongmu, menyusuimu, membesarkanmu dengan penuh asa Mendidikmu dengan ketulusan Yang sudah kutanam sejak kau tumbuh dalam diriku Namun aku terlalu bodoh untuk memahami bahwa takdir itu sulit dimengerti Kadang aku sadar kadang aku tak peduli Aku merasa banyak rasa yang menyakitkan Tak pernah lebih menyakitkan dari ini Kehadiranmu tanpa tangisan merupakan beban bagi jiwaku Kehadiranmu tanpa bisa ku miliki disini, disisiku Tiap pagi aku berharap semua hanya mimpi Tiap malam aku menyesal dalam batin Tiap hari aku berusaha untuk menatap waktu Yang kian membiru bersamamu Lalu menghitam menuai kekelaman Untung aku masih ada sejuput iman di dada Jadi aku lewati perasaan dengan doa Pada Dia Yang Maha Kuasa Pada JanjiNya Yang...

Kisah Orang Shalih 'Abu Qilabah'

Suatu hari saya membaca sebuah kiriman di grup whatsapp. Tentang Kisah Seseorang Yang Shalih Bernama Abu Qilabah. Dan ini sangat menyentuh hati saya. Saya berniat membagikan ini agar kita sama sama dapat memetik hikmahnya.. Abu Ibrahim bercerita: Suatu ketika, aku jalan-jalan di padang pasir dan tersesat tidak bisa pulang. Di sana kutemukan sebuah kemah lawas… kuperhatikan kemah tersebut, dan ternyata di dalamnya ada seorang tua yg duduk di atas tanah dengan sangat tenang… Ternyata orang ini kedua tangannya buntung… matanya buta… dan sebatang kara tanpa sanak saudara. Kulihat bibirnya komat-kamit mengucapkan beberapa kalimat.. Aku mendekat untuk mendengar ucapannya, dan ternyata ia mengulang-ulang kalimat berikut: الحَمْدُ لله الَّذِي فَضَّلَنِي عَلَى ك...

Karir atau Keluarga (Bag.2)

Hello bloggers,  Pakabar yang udah lama ga ngeblog? Lama banget ngumpulin semangat buat nulis. Akhirnya tiba-tiba dapet aja ilham dari langit. Berhubung temanya tentang "karir atau keluarga?" pastinya yang ditunggu-tunggu seputaran kenapa ya? Terusss pengalaman apa ya yang mau di share or to be underlined, gitu?!  Ya ga? Nah, langsung cus aja ya, melanjutkan kisah pilihan hidup saya saat ini. Tentu saja sudah ga galau lagi pilih karir atau keluarga. Saya akan jawab keluarga. Sebenarnya kalo dipikir-pikir semua wanita berkeluarga apalagi yang sudah beranak, pasti jika ditanya prioritasnya keluarga. Hanya saja mereka mungkin merasa ada beban lain selain itu. Dengan mengesampingkan alasan personal tiap orang, saya akan menjelaskan alasan saya secara pribadi mengapa saat ini memilih untuk off bekerja, meninggalkan jenjang karir (eciee) dan fokus untuk keluarga. (Soswiidd ^^v) 1. Alasan kesehatan Saya merasa lebih sehat secara fisik dan psikologis jika saya di rumah dan fok...