Skip to main content

Posts

Pengalaman bepergian dengan batita pada masa pandemi

Saya mau berbagi pengalaman bepergian dengan batita pada masa pandemi. Perjalanan pertama jarak yang kami tempuh dari PKU - CGK. Dari kota asal kami menaiki pesawat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim 2 dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, alhamdulillah. Flashback sebentar, tadinya kami mau berangkat H+1 lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H, tapi batal karena peraturan pemerintah dilarang mudik sejak tanggal 6-17 Mei 2021. Di tengah kondisi maraknya covid 19, qadarullah alhasil kami merencanakan bepergian silaturahim walaupun sudah lewat lebaran yakni tanggal 18 Mei 2021. Alasannya adalah kami ingin silaturahmi kepada anggota keluarga yang ada hubungan darah dengan kami. Kami percaya bahwa silaturahmi salah satu penyambung umur dan dapat memperluas rezeki. Lagipula kami sudah lama tidak kesana dan tidak tau kapan lagi dapat pergi berkunjung ke tempat keluarga kami mengingat usia mereka yang sudah lanjut serta keterbatasan kondisi kita saat ini. Kita tidak t...

Pengalaman Perdana Donor Darah

Dulu saya setiap akan donor darah ada saja kendalanya. Entah karena berat badan tidak mencukupi kriteria minimal, atau karena tensi terlalu rendah. Walhasil gagal donor darahnya. Alhamdulillah beberapa hari lalu, ada kesempatan untuk donor darah. Bismillah, coba coba dulu masyaAllah ternyata semua kriteria bagus dan sesuai. Dalam hati saya terharu dan senang bisa donor darah. Karena baru pertama kalinya, saya mau berbagi cerita apa saja yang saya lalui untuk donor darah tersebut. 1. Mendaftar dan mengisi formulir. Isiannya seputar identitas diri, seperti nama, ttl, alamat lengkap, dan riwayat kesehatan. Ditambah dengan keterangan tentang covid, apakah pernah positif, sudah pernah vaksin dan sebagainya. 2. Periksa tensi, 103/56, suhu 36,4, nadi 84. 3. Periksa Hb, 13,4 dan golongan darah O+. 4. Periksa BB 49,9kg. 5. Konsultasi masalah kesehatan, ditanya-tanya pernah minum obat, penyakit dan lainnya. 6. Menunggu giliran untuk donor, makan snack, minum air putih. 7. Mul...

Pengalaman Toilet Training Anak 2 Tahun

Saya mau cerita pengalaman Toilet Training (TT) atau lepas popok si shalih sewaktu memasuki usia 2 tahun. Saat ananda sebulan sebelum 2 tahun kami memulai menyapih, alhamdulillah pas usia 2 tahun lebih sepekan ananda sudah bisa tenang tanpa ASI lagi. Nah kalau TT ini, waktunya juga berbarengan dengan menyapih serta proses yang tidak instan. Berikut yang kami lakukan untuk TT ananda. Pertama-tama, kami mulai copot beberapa jam. Sambil di-sounding bahwa ananda sudah besar, harus pipis (BAK) dan beol (BAB) di kamar mandi. Tentunya tidak semudah itu markonah, hehe. Berulangkali si kecil kebocoran di celana dan membasahi lantai, karpet kadang juga mainannya (e.g: mobil-mobilan). Kita sebagai orang tua ya mesti sabar tingkat lanjut. Namun yang kami syukuri si shalih sudah sadar bahwa itu dia sedang pipis. Hari-hari berikutnya ia sudah bisa mengatakan bahwa dia pipis. Walaupun pipisnya keduluan baru ngomong. Begitu juga dengan BAB, sudah keluar baru bilang. Ya namanya masih belajar memang...

Pengalaman Bekam Sembuhkan Sakit Kepala

Bekam atau hijamah merupakan salah satu pengobatan yang dianjurkan Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam. Caranya yakni dengan menyayat atau menusukkan jarum ke kulit dan setelah itu ada cup penyedot sehingga darah kotor yang mengandung racun keluar. Beberapa waktu lalu saya dan kakak ipar melakukan bekam. Seorang akhwat yang merupakan teman pengajian kami yang menjadi terapis bekamnya. Disini saya akan menceritakan pengalaman tersebut dan bagaimana tubuh saya rasakan saat bekam. Singkat cerita saya sering sakit kepala dan lumayan sering migrain di sebelah kanan. Pengobatan secara kedokteran sudah dilakukan sampai masuk ruang radiologi untuk CT Scan dan MRI dijalani. Hasilnya alhamdulillah tidak terlalu serius. Hanya ada swelling hemishper cerebri kanan dan sinusitis. Saya teringat untuk bekam agar bisa sembuh dan memiliki kesehatan lebih baik lagi. Sedikit menyesal karena terkesan agak lambat menyadari bahwa bekam yang merupakan sunnah untuk ikhtiar sembuh dari berbagai penyakit mal...

Resep MPASI Atau Makanan Untuk Mengatasi Sembelit - Tumis Brokoli Wortel Simple Ala Muya

Ibu mana yang tidak kepikiran saat anaknya sembelit, atau buang air besarnya alias pupnya keras? Nah, ini dia masakan yang sering banget muya masak dan sudah pengalaman membuat BAB lancar anti sembelit. Sebenarnya bisa buat seluruh anggota keluarga ya bu, bukan khusus anak saja. Kenapa brokoli bahan utamanya? Karena brokoli kaya serat, vitamin dan mineral yang bagus untuk melancarkan pencernaan. Bahan: 1. Brokoli 2. Wortel 3. Telur 4. Bawang merah 5. Bawang putih 6. Minyak 7. Garam 8. Saos tiram 9. Lada 10. Tepung maizena Cara memasak: 1. Geprek bawang putih dan iris sekalian bawang merah, tumis hingga harum. 2. Masukkan wortel yang sudah diiris tipis lalu brokoli yang sudah dipotong kecil, tumis dan tambahkan air sedikit. 3. Ceplokan telur di dalam wajan dan aduk rata. 4. Wortel dan brokoli sudah agak matang, masukkan saos tiram, lada, dan garam sesuai selera. 5. Jika ingin kuahnya kental tambahkan tepung maizena yang sudah dilarutkan dengan air. 6. Setelah mat...

Pelajaran Dari Muallaf yang Diuji

Hati ini tergerak untuk menulis, berharap bisa berbagi dan bisa diambil hikmahnya. Baik untuk kita yang muslim sejak lahir dan para muallaf. Dimulai dari pernyataan bahwa pastinya seseorang pernah merasakan sedih, kecewa atau hal yang tidak menyenangkan lainnya. Itu semua karena di dunia ini memang segala hal pasti diikuti oleh ketidaksempurnaan. Dimana suatu waktu kita bahagia dan senang gembira tapi dibaliknya mesti ada pula kesulitan lain atau perjuangan keras beserta lika likunya. Namun bagi muslim, mereka sudah tau bahwa tiada yang abadi di dunia ini. Kebahagiaan seperti fatamorgana dan kesedihan juga akan sirna. Nanti ia akan mati dan di akhirat sanalah tempat sesungguhnya ia akan hidup selamanya. Petunjuk inilah yang kerap terlupa dan dihiraukan. Faktor penyebabnya adalah nafsu jiwa dan was was dari syaithon. Manusia luput dari mengingat hal tersebut. Makanya ketika sedih, kecewa, marah atau sedang merasakan ketidakpuasan hidup ia menjadi terlalu berlebihan. Padahal bany...

Pengalaman Menyapih Ananda 2 Tahun Tanpa Nyeri dan Trik Mengatasi Dramanya

Alhamdulillah selesai sudah amanah mengasihi ananda selama 2 tahun. Begitu banyak suka duka selama mengasihi ananda. Rasanya baru kemarin hari pertama ananda menyusui secara langsung pasca lahir. Sedih, haru dan bahagia menjadi ibu yang dapat mengasihi apalagi dengan direct breastfeeding. Kapan ananda butuh asi kita selalu ada di sampingnya. Dahulu saat masih bayi kecil sekali saat ananda merasa lapar, haus, panas, dingin, sakit, kesepian, bingung, sedih, dia langsung minta menyusu. Namun kini tibalah waktu ananda harus berpisah dengan asi ibu. Walaupun dibelakang itu sebenarnya ada kepuasan dan kesenangan lain juga yakni bisa bebas tidur tanpa harus terbangun untuk menyusui si kecil ya. Saya ingin berbagi pengalaman menyapih ananda pas usianya 2 tahun. Caranya yang pertama adalah waktu sebulan sebelum usianya 2 tahun kita (buya dan muya) rajin sounding ke si kecil bahwa nanti pas usia 2 tahun dia tidak boleh dan tidak perlu menyusu lagi sama muya. Kita jelaskan bahwa keti...