Skip to main content

lahan ilegal


Penerapan hukum bagi pembuka lahan ilegal 


Mendengar kata Riau kita pasti tidak akan asing lagi dengan berbagai kekayaan alam yang dimilikinya. Mulai dari minyak bumi, kelapa sawit, perkebunan, kehutanan dan lain sebagainya. Kekayaan alam tersebut tentu memang dapat diperbaharui seperti kata guru-guru sekolah dasar yang pernah mengajari kita. Namun sangat disayangkan bahwa ternyata sumber daya tersebut tidak dapat bergerak sendiri. Tidak dapat dengan sendirinya memperbaharui diri. Mereka butuh tangan-tangan terampil untuk dikelola secara tepat dan sesuai dengan pemanfaatannya. Contohnya saja hutan tropis yang ada di Riau, provinsi kita tercinta ini. Data di lapangan menunjukkan angka penurunan yang  sangat miris. Tidak perlu disebutkan berapa-berapanya. Kita dapat mencaritahu sendiri di internet dengan mudah. Hutan di Riau telah banyak yang di buka dan di biarkan kosong alias gundul. Dan hal ini ternyata di temukan di banyak kawasan pengelolaan kayu produksi. Sebagai informasi untuk kawan-kawan, tissue, kertas, kardus, itu semua berbahan dasar kayu! Ya, kayu dari penebangan yang terus saja di izinkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Saya sangat menghargai usaha yang telah dilakukan oleh dinas kehutanan. Namun bila tidak didukung semua piihak, usaha apapun untuk menerapkan Riau yang hijau akan pupus di tengah jalan. Solusi yang saya tawarkan untuk lingkungan khususnya hutan Riau yakni penerapan hukum bagi pembuka lahan ilegal. Jika perusahaan tersebut tidakk menepati janjinya untuk melakukan reboisasi dan penanaman hutan, maka sebaiknya dari pemerintah pusat dan daerah langsung menindak tegas. Bagi warga yang tahu juga harap laporkan hal tersebut agar tidak berlarut-larut kasusnya. Sekali rusak, sukar menghidupkan hutan alami kita. Hutan buatan tidak akan pernah sama dengan hutan yang sudah tumbuh sejak ribuan tahun silam. Semaksimal mungkin kita peduli terhadap pembukaan lahan yang tidak terlalu menguntungkan. Ada banyak cara lain untuk mencari penghidupan yang baik. Dengan tidak merusak alam dan lingkungan. Kalaupun harus membuka lahan dan menebang hutan, usahakan untuk menanamnya kembali. Bukan hanya ditanam lalu ditinggal pergi, tapi di rawat sampai pohon tersebut dapat tumbuh dengan mandiri. Kita dapat melihat tumbuh-tumbuhan yang menarik di pinggir jalan bila tidak dirawat, dia akan mati karena diinjak maupun karena kekeringan air sebagai penyalur energinya.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Pengalaman Bekam Sembuhkan Sakit Kepala

Bekam atau hijamah merupakan salah satu pengobatan yang dianjurkan Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam. Caranya yakni dengan menyayat atau menusukkan jarum ke kulit dan setelah itu ada cup penyedot sehingga darah kotor yang mengandung racun keluar. Beberapa waktu lalu saya dan kakak ipar melakukan bekam. Seorang akhwat yang merupakan teman pengajian kami yang menjadi terapis bekamnya. Disini saya akan menceritakan pengalaman tersebut dan bagaimana tubuh saya rasakan saat bekam. Singkat cerita saya sering sakit kepala dan lumayan sering migrain di sebelah kanan. Pengobatan secara kedokteran sudah dilakukan sampai masuk ruang radiologi untuk CT Scan dan MRI dijalani. Hasilnya alhamdulillah tidak terlalu serius. Hanya ada swelling hemishper cerebri kanan dan sinusitis. Saya teringat untuk bekam agar bisa sembuh dan memiliki kesehatan lebih baik lagi. Sedikit menyesal karena terkesan agak lambat menyadari bahwa bekam yang merupakan sunnah untuk ikhtiar sembuh dari berbagai penyakit mal...

Recount Text: A Day With Me

Yesterday was quite a nerve-wracking day in my life. It felt like my heart was beating stronger, in intervals that seemed more intense than usual. Honestly, there are often moments like that in my everyday life, but yesterday, the feeling lasted consistently from morning until after the Asr prayer. It had been a long time since I was reminded of my reluctance to take any kind of standardized test (for those who know, they know). Even though I like challenges, I’m not fond of the kind that forces me to chase something overly theoretical. I looked at the exam card and whispered in my heart, bismillah. I began the day with a long and sincere prayer. I made milk for my child and woke him up to pray Fajr at the mosque with my husband. My husband had already gotten up and was doing his early prayers and had started the laundry. I continued with the usual house chores: washing dishes, cooking while tending the laundry, tidying up what I could, packing the children’s lunch boxes, a...