Skip to main content

Sumpah Pemuda 

Sumpah adalah kata-kata  yang diucapkan seseorang atau sekumpulan orang untuk menyatakan sesuatu yang diyakininya, merupakan sebuah penegasan atas sesuatu dan niscaya akan semaksimal mungkin untuk memegang teguh kata-kata tersebut. Sumpah mempunyai konsekuensi secara internal dan eksternal bila dilanggar. Secara internal adalah yang terjadi dalam diri orang yang bersumpah tersebut. Sedangkan secara eksternal akan terjadi perubahan kualitas hal yang disumpahi tersebut. Nilai-nilainya dan kadar norma yang terkandung dengan implicit menjadi sesuatu yang subjektif dan tidak objektif. Orang-orang akan menganggap biasa dan sepele akan hal tersebut.
Pemuda dalam pengertian biologis, adalah orang yang masih kuat tenaganya, yang baru beranjak menuju tahap dewasa dan sedang mengalami perubahan besar;signifikan dari struktur anatomi tubuhnya dan emosinya. Pemuda dapat diartikan sebagai  orang-orang yang memiliki tekad, cita-cita, semangat tinggi dankekuatan mental untuk dapat berpengaruh seoptimal mungkin menyejahterakan masyarakat dan lingkungan social.
Sumpah pemuda merupakan gabungan dua kata yang mengandung arti berbeda dan menjadi klausa dengan satu tujuan yang dapat didefinisikan dengan makna luas dan sempit. Dapat dikatakan bahwa sumpah pemuda merupakan kata benda atau bias juga ditaksir sebagai kata kerja. Sebagai kata benda, sumpah pemuda merupakan bahan, bentuk, benda, yang akan, pernah dan telah terjadi. Sebagai kata kerja, sumpah pemuda merupakan suatu upaya pergerakan batin dan lahiriah untuk mengingatkan tentang semangat pemuda untuk bias ikut andil dalam kemajuan bangsa dan turut melakukan pergerakan tersebut sesuai dengan makna sumpah pemuda tersebut bagi diri pemuda.
Dalam pandangan sejarah, tahun 1928, terdapat perkumpulan pemuda yang terdiri dari pemuda-pemuda Islam, Ikhwanul Muslimin. Melakukan pergerakan, kegiatan keislaman, yang bertujuan untuk tetap mempersatukan kaum muslim yang tidak lagi berkhalifah. Karena kekhalifahan terakhir umat Islam runtuh di Turki yang melakukan pergerakan nasionalisme rakyatTurki.
Di Indonesia terjadi hal serupa. Tahun 1928,para pemuda dari seantero pelosok nusantara hadir dan melaksanakan sumpah pemuda. Yang sekarang setiap tanggal 28 Oktober, menjadi peringatan hari sumpah pemuda.Yang membedakan pergerakan pemuda Islam saat itu adalah dasar dan ideology bangsa.Pergerakan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda Indonesia berdasarkan kesamaan ideology, pancasila.Sedangkanpergerakan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda Islam saat itu berdasarkan ideology Islam.Yang mempersatukannya adalah agama.
Pemuda-pemuda Indonesia saat itu terdiri dari berbagai perkumpulan pemuda daerah. Seperti dari Jong Java, perkumpulan pemuda Jawa. Jong Sumateranen Bond, perkumpulan pemuda Sumatera. Jong Ambon, Jong Sulawesi, dan lain sebagainya.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...