Skip to main content

Posts

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...

Recount Text: A Day With Me

Yesterday was quite a nerve-wracking day in my life. It felt like my heart was beating stronger, in intervals that seemed more intense than usual. Honestly, there are often moments like that in my everyday life, but yesterday, the feeling lasted consistently from morning until after the Asr prayer. It had been a long time since I was reminded of my reluctance to take any kind of standardized test (for those who know, they know). Even though I like challenges, I’m not fond of the kind that forces me to chase something overly theoretical. I looked at the exam card and whispered in my heart, bismillah. I began the day with a long and sincere prayer. I made milk for my child and woke him up to pray Fajr at the mosque with my husband. My husband had already gotten up and was doing his early prayers and had started the laundry. I continued with the usual house chores: washing dishes, cooking while tending the laundry, tidying up what I could, packing the children’s lunch boxes, a...

Keterkaitan Isra' Mi'raj dengan Palestina Negeri Para Nabi

Secara fakta, tentu saja ada hubungan kuat antara isra' mi'raj dengan Palestina yang kini sedang dibantai oleh Zionis Israel. Keterkaitan ini berkenaan dengan lokasi peristiwa isra' yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Sejarah mengungkapkan bahwa beberapa nabi yang patut diketahui oleh umat Islam adalah nabi-nabi yang berasal dari tanah suci Palestina. Sebagaimana yang dijelaskan Nabi Muhammad ﷺ  moyang bangsa Arab yakni ayahanda Nabi Ismail AS, Nabi Ibrahim AS berasal dari Palestina, begitu juga dengan Nabi Ishaq AS, Nabi Yaqub AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Ilyas AS, Nabi Ilyasa AS, Zakaria AS, Nabi Yahya AS, dan Nabi Isa AS.   Beberapa Nabi lainnya  Semisal Nabi Yusya’ Bin Nun dan Nabi Syam’un  bukan termasuk ke dalam 25 nabi. Dimulai dari kisah Nabi Ibrahim AS. Setelah menghadapi penentangan dari Raja Namrud di Babilonia (Mesopotamia) dan kaumnya yang menyembah berhala, Nabi Ibrahim AS berhijrah bersama istrinya, Sarah, dan ke...

Happy Mother’s Every Day

Bukan ingin menjelaskan tentang hari ibu ya. Karena secara harfiah hari ibu itu adalah setiap hari bukan hanya pada tanggal tertentu. Logikanya kita kan menjadi ibu setiap hari. Tapi aku tidak akan menyepelekan bentuk penghargaan ataupun apresiasi, kapanpun. Kali ini aku ingin menuliskan kesyukuran diri dalam kata-kata yang semoga dapat menambah semangat atau bahkan bisa menginspirasi diri sendiri di waktu lain saat kembali membaca ini. Pertama-tama, Alhamdulillah aku menyadari sudah 7 tahun per bulan Desember 2024 ini aku menjadi Ibu. Sejak kelahiran anak sulungku yang mana kini pasti telah berkumpul dengan pangeran-pangeran kecil lainnya di langit. Aku merasakan rindu yang berat. Namun aku ingin ketika mengingat anak sulungku tersayang, aku akan bertambah semangat beramal Shalih agar dapat menggenggam tangannya dan dengan mudah berkumpul dengannya di surga kelak. Aku bersyukur dengan kehadiran dua anak Shalihku yang saat ini bersamaku. Mereka adalah anugerah yang Allah berikan sehin...

Sejarah Komunisme Otoriter Bullying Skala Besar

Marak aksi bullying yang terjadi di sekitar kita. Baik di dalam lingkungan pekerjaan maupun di lingkungan pendidikan atau sekolah. Tindakan amoral ini tak ayal lagi dapat mengancam kesehatan fisik, mental dan kualitas kehidupan generasi muda Bangsa Indonesia kedepannya.  Ada beberapa kasus bullying yang viral belakangan ini sampai mengancam nyawa korbannya. Semisal kasus bullying di Klaten, Jawa Tengah (2022), seorang siswa SMP di Klaten menjadi korban bullying oleh teman-temannya. Video yang menunjukkan korban dianiaya dan aksi kekerasan itu akhirnya tersebar lalu menjadi viral di media sosial. Secara analogi bullying bisa mengingatkan kita pada G30S/PKI. Dimana saat itu situasi menjadi carut marut, mencekam dan kekerasan dimana-mana serta pembunuhan terjadi secara masif kepada orang-orang tertentu.  Hampir sama dengan bullying, perlahan tapi pasti juga dapat memakan korban. Jika tidak terjadi pembunuhan secara fisik, maka bullying membuat seakan-akan pembunuhan s...

Memunculkan Negarawan Sejati Melalui Pembangunan Kepribadian

Negara itu tergantung pada siapa pemimpinnya. Sedikit banyak atau secara keseluruhan. Semua kita yang dapat berpikir niscaya tidak bisa menolak kelaziman ini. Seperti jasad, tubuh seseorang atau individu manusia, tergantung pada pemimpin dalam dirinya. Singkatnya, diri ini mau apa, dibawa kemana dan bagaimana sesuai dengan tujuan yang ada di "hati" masing-masing.  Dengan begitu hati adalah pemimpin tubuh ini. Jika hati baik, maka baiklah segala urusan maupun jasad ini. Sedangkan bila hati rusak maka rusak pula seluruh tubuh. Kata pepatah jangan sampai karena  setitik rusak susu sebelanga. Sebagaimana disampaikan dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka...

Powerful Family Bonding Begin From Home

Jika kita menginginkan sebuah bangungan yang kokoh dan megah tentu kita harus menguatkan pondasinya. Seperti sebuah pohon yang tahan dan mudah tumbang saat ada angin kencang, tentulah akarnya pasti benar-benar menghujam kuat ke bumi. Begitulah jika kita ingin umat kita kembali berjaya seperti pada masa-masa emas umat Islam, mempunyai ketahanan dari ancaman luar pun bisa menanggulangi ancaman dari dalam. Dengan begitu hendaknya kita harus menguatkan komponen terkecil umat ini dulu yakni ikatan keluarga di setiap rumah. Powerful family bonding istilahnya. Bagaimana ikatan atau hubungan antara suami dengan istri, hubungan antara anak dengan orang tua, dan hubungan diantara saudara. Serta yang paling utama adalah hubungan hamba dengan Rabb-nya. Menguatkan bonding/ikatan antara anggota dalam keluarga, bukan hal yang mudah. Banyak keluarga yang terlihat bahagia di luar namun ternyata rapuh. Akidahnya bengkok, tak paham agama, mudah goyah karena iman tak di dada. Maksiat mera...

Tips Kuat Berpuasa Untuk Ibu Menyusui

Ramadhan Mubarak everyone! Alhamdulillah kita masih dipertemukan dengan bulan suci tahun ini. Berdoa terus pastinya bulan ramadhan tahun depan depan lagi juga. Semoga Allah berikan kemudahan untuk dapat beramal shalih di dalamnya, Allah jadikan kita ikhlas, bertaqwa dan diakhirnya kita dapat lailatul qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Aamiin.. Dulu sewaktu menyusui si abang shalih aku belum berani menulis tips karena masih banyak kekurangan disana-sini dari segi kesehatan maupun ibadah. Nah, syukurnya bulan puasa sekarang dimana aku masih menyusui si adek, aku lebih banyak belajar dari sebelumnya agar bisa puasa dengan lebih baik tentunya. Alhamdulillah kini sudah memasuki hari ke 10 sambil menyusui bayi 11 bulan, Allah tolong untuk bisa puasa dan lancar jaya masyaAllah. Apa sih rahasianya? Anak tetap dapat asupan ASI tapi kita juga enjoy puasa? (Berlaku juga untuk ibadah lain insyaAllah) Disclaimer: bukan niat pamer atau riya ya karena aku juga manusia bia...

No Marriage and Childfree

Cepat tua karena menikah dan punya anak, topik yang sedang viral saat ini. Berdasarkan pengalaman, ini tidaklah salah. Karena memang tanggung jawab dan penunaian kewajiban sebagai pasangan ataupun orang tua tidaklah ringan. Tapi toh tidak menikah dan tidak punya anak pun ujung-ujungnya juga akan tua. Cepat atau lambat. Karena penyakit tua tidak ada obatnya. Lahir sebagai bayi tumbuh dan berkembang jadi anak-anak. Menginjak masa baligh dan sampai pada tahap dewasa lalu menjadi tua adalah takdir dari Allah atas setiap manusia yang memang diberikan umur sampai berusia lanjut. Masalah perkara cepat tua karena menikah, bisa jadi. Namun hendaknya jangan sampai terjadi. Ini ada do’anya: اللَّهُمَّ إنِّي أّعُوذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوءِ، وَمِنْ زَوْجٍ تُشَيِّبُنِي قَبْلَ المَشِيبِ، وَمِنْ وَلَدٍ يَكُونُ عَليَّ رَبّاً، وَمِنْ مَالٍ يَكُونُ عَلَيَّ عَذَابَاً، وَمِنْ خَلِيْلٍ مَاكِرٍ عَيْنُهُ تَرَانِي، وَقَلْبُهُ يَرْعَانِي؛ إِنْ رَأَى حَسَنَةً دَفَنَهَا، وَإِذَا رَأَى سَيِّئَةً أ...

High Need Babies

Setelah 8 purnama berlalu, baru tahu istilah ini. High need babies. Bahasa Indonesianya bayi berkebutuhan tinggi. Bukan berkebutuhan khusus ya, beda pasal. Bayi berkebutuhan tinggi punya ciri-ciri yang sangat dominan dari suaranya yang kalau menangis akan berisik banget, rusuh dan saat orang lain mendengar mungkin akan berpikir ini anak mungkin sedang tersiksa atau kesakitan. Padahal dia tidaklah se-mengenaskan itu. Orang lain yang melihat wajahnya yang memerah karena menangis akan merasa panik, risih dan gelisah. Bawaannya pingin cepat-cepat didiamkan atau ditenangkan. Jika ada, coba tarik napas dulu, bilang: sabar sabar sabar. Sama dengan bayi lainnya yang punya kebutuhan dasar makan, minum, menyusu, tidur, dan lainnya. Perbedaan yang sangat mencolok pada bayi berkebutuhan tinggi ini adalah ditingkat kenyamanannya. Jika dia sudah tidak nyaman, dia akan "protes" atau "menuntut" begitu istilahnya. Caranya yakni dengan tangisan dan rengekan yang tak ku...

Frugal Living Sesuai Syariat Islam

Furgal artinya sederhana. Buat yang biasa denger simple, minimalis, humble, low profile , ya maknanya mirip-mirip dengan maksud itu. Hanya saja frugal disini lebih spesifik kita artikan sebagai konsep gaya hidup sederhana. Dimana kita mempunyai kesadaran penuh atas kondisi keuangan dan mematuhi skala prioritas. Bijak dalam mengeluarkan uang. Seperti belanja sesuai dengan keperluan, saat membeli fokus pada fungsi bukan gengsi, menghindari kongkow-kongkow unfaedah, menghindari utang/kredit barang konsumtif, dan lain sebagainya yang merupakan tanda berhemat. Kesannya seperti pelit mungkin, tapi bukan. Hemat itu belanja kebutuhan atau keperluan sesuai dengan bugdet yang ada. Tidak neko-neko. Tidak harus bermerk. Tidak memaksakan diri. Sedangkan pelit itu budget ada tapi tidak mau belanja padahal butuh/perlu. Singkatnya seperti itu. Nah, konsep frugal living  ini menurut kami sangat mendekati konsep dengan yang dianjurkan dalam Islam. Nabi Muhammad Shalallahu alaihi w...

Resep - Tumis Sayur & Lauk Praktis Sekali Masak

Saya ingin berbagi resep masak yang sangat praktis. Masakannya sudah ada sayuran, protein hewani dan protein nabati. Hemat waktu dan tenaga karena sekali tumis langsung masak. Satu keluarga bisa makan dan suka. Alhamdulillah.. Langsung saja berikut bahan dan cara masaknya, jumlah dan porsinya silakan disesuaikan ya! Bahan: 1. Udang 2. Tahu 3. Wortel 4. Buncis 5. Bawang bombay 6. Bawang putih 7. Saos tiram 8. Cabe merah 9. Minyak bawang merah Minda 10. Minyak bawang putih Minda 11. Minyak wijen Minda Cara memasak: 1. Goreng terpisah tahu dan udang (atau kalau mau sekalian masak tumisannya gpp) 2. Tumis bawang bombay, bawang putih, cabe merah yang sudah dipotong dengan minyak makan 3. Masukkan wortel dan buncis yang sudah dipotong serta tahu dan udang 4. Setelah itu masukkan saos tiram, garam dan minyak bawang Minda secukupnya 5. Oseng-oseng sampai semua masak sambil koreksi rasa. 6. Done ! Silakan makan hangat-hangat dengan nasi, ingat baca basmalah ya....

Review - Kelas ABKA (Agar Balita Khatam Alquran)

MasyaAllah tabarakallah ! Alhamdulillahi bini'matihi tatimmushahalihaat.. La hawla wala quwwata illa billah.. Sungguh karunia yang Allah berikan pada kami sangat banyak tak terhingga. Bahkan bagi kami semua ini sungguh melimpah. Ditambah dengan hadirnya Kelas Mentoring ABKA (Agar Balita Khatam Alquran), hidup ini jadi lebih hidup. Hidup tak melulu soal dunia, tapi perkara akhirat lah yang harus didahulukan . Apalah guna pandai urusan dunia tapi urusan akhirat tidak tahu menahu. Kita hendaknya sadar bahwa dunia ini toh sementara. Akhirat lah tempat kesudahan yang kekal. Allah pun bersumpah demi masa dalam Alquran surah Al-Asr. Bagaimana bisa kita menyia-nyiakan masa (waktu) di dunia padahal Allah akan mempertanyakannya di hari akhir nanti. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِ...