Skip to main content

Appreciation Letter

Dear me myself, thank you to stay here and keep fight anything we hafta through so far. I appreciate "you" because those kinda hurricane such as excruciating situation, distraugt condition, or any simple bad day you can passed it welldone. Even you're not perfect but it's perfectly imperfect. I love ya' and always be the leading proponents of me myself genuinely. Hehehe Terdengar agak berlebihan ga sih kalo kita ingin menyampaikan surat penghargaan kepada diri sendiri? I dont need answer, by the way. Di sini aku mau share aja, karena sebagai manusia rasanya kita patut untuk saling menghargai. Terutama menghargai diri sendiri atas apa yang sudah ia hadapi. Semacam bisa melewati berbagai bentuk tantangan, perjuangan atau kesulitan dalam hidup, misal. Sungguh terkadang tidak mudah ya. Banyak orang yang gagal menghargai dirinya sendiri. Merasa kecewa, rendah diri, hanyut atau tidak mengerti caranya bersikap yang sesuai/pantas. Dan saat menulis surat ini aku bukannya merasa sudah lebih akan segala-galanya ya, tapi sekedar penyemangat agar terus melangkah - memperbaiki diri - berlomba dalam kebaikan day by day. Buat yang kadang merasa emotionally unstable, stress, overwhelmed with disaster, insecure, dsb, Yuk bisa yuk kita sudahi! Ingatlah bahwasanya kita tidak harus menjadi sesuatu yang besar atau WAAHH untuk diapresiasi. Bila kita sudah lebih baik dari kita di hari kemarin, itu aja cukup. Berterimakasihlah kepada diri kita, terus bertahan jika ada ombak atau badai datang. Lewati dengan sabar (jalanin aja, everything has an ending). Bersyukur kita masih diberikan kehidupan (masih bisa usaha). Pastikan kita ada dijalur yang benar. Berdoa pada Yang Di Atas agar dimudahkan. One more time, Alhamdulillah.. THANKS to not quit this seems game of lyfe. (Yeah bcz there's no white flag wkwk). And last but not least, YOU'RE DOING GOOD !

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada

Pengalaman Bekam Sembuhkan Sakit Kepala

Bekam atau hijamah merupakan salah satu pengobatan yang dianjurkan Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam. Caranya yakni dengan menyayat atau menusukkan jarum ke kulit dan setelah itu ada cup penyedot sehingga darah kotor yang mengandung racun keluar. Beberapa waktu lalu saya dan kakak ipar melakukan bekam. Seorang akhwat yang merupakan teman pengajian kami yang menjadi terapis bekamnya. Disini saya akan menceritakan pengalaman tersebut dan bagaimana tubuh saya rasakan saat bekam. Singkat cerita saya sering sakit kepala dan lumayan sering migrain di sebelah kanan. Pengobatan secara kedokteran sudah dilakukan sampai masuk ruang radiologi untuk CT Scan dan MRI dijalani. Hasilnya alhamdulillah tidak terlalu serius. Hanya ada swelling hemishper cerebri kanan dan sinusitis. Saya teringat untuk bekam agar bisa sembuh dan memiliki kesehatan lebih baik lagi. Sedikit menyesal karena terkesan agak lambat menyadari bahwa bekam yang merupakan sunnah untuk ikhtiar sembuh dari berbagai penyakit mal

Komite Pemilihan Raya Mahasiswa(KPRM)

KPRM adalah suatu keanggotaan yang sangat penting untuk mengelola sistem demokrasi dalam hal pergantian pengurus organisasi seperti Badan Mahasiswa. Kali ini KPRM yang dimaksud yakni dalam pergantian pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan(HMJ). Kedengarannya sangat simple. Hanya mengurus pemilihan ketua dan wakil ketua HMJ. Tapi tidak saat anda sudah masuk ke dalamnya. Kita sebagai anggota KPRM wajib tidak berpihak kepada calon manapun. Seperti miniatur Komisi Pemilihan Umum(KPU) yang ada dalam pemerintahan negara kita. Kita akan merasakan kebersamaan dengan mahasiswa kelas lain yang baru saja kita kenal. Harus ada chemistry antara semua anggota agar timbul keterbukaan satu sama lain dalam penilaian atas calon ketua dan wakil ketua. Bukan chemistry untuk jatuh cinta antara dua insan berlainan gender, namun lebih pada rasa kekeluargaan. Dibutuhkan kepercayaan yang seutuh-utuhnya. Sesama anggota KPRM wajib merahasiakan segala keputusan yang telah diambil sampai waktunya tiba. Kerjasama un