Skip to main content

1/30 - Cotton bud

Pagi ini aku tidak se-fit kemarin. MasyaaAllah tabarakallah, ada suami siaga yg ashiapp membantu mengurus si bayik.

Usai memandikannya aku ijin istirahat sama pak boss biar beliau yg ajak bayik main main.

Time passed,
Alhamdulillah aku udah aga enakeun.

Aku lihat bayik yg setengah hari ini sama buyanya. Wow. Alhamdulillah. Syukurlah dia bahagia dan jelas 'dequil'.

Bukannya ga berani kotor itu baik,
Tp jiwa ini pasti risih melihat hal hal yang kotor.

Langsunglah si bayik digantiin bajunya, popoknya, dan dibersihin badannya dikit dikit. Termasuk mukanya yang khas bayik itu. Lutju sih tp itu hidungnya butuh dicongkel pakai cotton bud bro!

Baiklah, kubersihkan dan jelas dia ga nyaman. Dorong dorong balik badan. Bla bla bla.

Well,

Segitu aja yang penting not like previous.

Etapi dia kok tertarik banget sama cotton bud yg notabenenya udah sering dilihat ini. Padahal ukurannya kecil, udah dipakai ya harus dibuang. Then, i did. I threw it.

He cried. Why?
I didnt have any idea.
It was messy, rite?
There're so many games and plays we could do, nak.
Aku tenangkan dia dan yakinkan dia untuk:

Hal yang harus kita buang ya dibuang, dear.

Dan setelah kejadian itu aku simply mikir, tidakkah kita jg harus seperti itu. Hal negatif, kesalahan2, and all of unimportant things harus dibuang guys, bukan ditangisi apatah diambil lagi. What?jorky amat!hehe

Semoga berfaedah 😁

#30haribercerita
#30HBC2001
@30haribercerita

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...