Skip to main content

20/30 - Simpanan

Jika kamu merasa ga bisa menyimpan uang, emas, perak apalagi berlian💎
Ya ga usah sedih, itu cuman sedikit dari dunia ini.
Toh kalaupun kamu punya simpanan tersebut kamu ga bakal jadi orang paling kaya. Banyak yang lebih kaya. Banyak yang lebih punya. Banyaaak...
Mereka menikmati itu cuman sebentar. Kalo kaya dari lahir ya paling 50 tahunan nikmatinnya. Sedangkan kalo kaya baru umur 40? Berarti nikmatin kekayaan mungkin cuman 15 tahunan. Udah lansia itu kira2 masih nikmat apa engga harta benda?

Well, hidup kita endingnya kan mati.
Terus setelah mati kemana?
Akhirat!
Pilihan di akhirat hanya surga atau neraka.
Akhirat itu selamanya.(titik)
Ga ada balik lagi ke dunia gaesss.

Intinya lebih baik kita punya simpanan untuk di akhirat.

Ulama salaf (terdahulu) bilang ada 4 hal yang menjadi simpanan di surga, yaitu:
1. Menyembunyikan musibah
2. Menyembunyikan sedekah
3. Menyembunyikan kelebihan
4. Menyembunyikan penyakit

Cukup dengan menyembunyikan 4 hal di atas di dunia(yang sebentar ini), insyaaAllah kita bisa menikmati surga yang luasnya sebesar langit plus bumi.
Bumi ini kita tau luasnya 510,1 juta km². Luas langit?
Allahu a'lam.
Luas bangeeeet ~

Kalo blm mengerti maksudnya jangan lupa ke pengajian ya.
Tanya ustadz jangan tanya seleb baru hijrah 😁 hehe
Karena "dia aja gini gitu aku juga" kalimat yang so sad so bad.
Sama kyk "dia ke lobang buaya aku ikut juga".
(Peace)

Semoga berfaedah 😊

#latepost
#30haribercerita
#30HBC2020
#30HBC20
@30haribercerita

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Sikap Pejabat Negara dan Pemerintah Indonesia Kini, Seharusnya

Indonesia kini sedang berada pada dinamika kehidupan politik, ekonomi dan sosial yang kian bergejolak. Maraknya isu nyata di berbagai bidang, semisal banyak pejabat negara terjerat kasus korupsi, layanan publik lambat, berbelit, dan tidak efisien. Aturan pusat dan daerah sering tumpang tindih serta penegakan hukum dianggap tidak adil dimana masih terasa tajam ke bawah, tumpul ke atas. Program pusat dan daerah sering tidak sinkron, penyerapan anggaran tidak efisien dan proyek infrastruktur cepat rusak karena kualitas yang rendah. BUMN dibebani utang dan rawan intervensi politik, pangkalan data pemerintah tidak terintegrasi dan mudah bocor. Kualitas pendidikan dan kesehatan timpang antarwilayah. Konflik agraria, lingkungan, antara masyarakat dan perusahaan atau negara masih sering terjadi. Harga pangan tidak stabil, dilain sisi masalah kesiapsiagaan bencana masih lemah seperti penanggulangan banjir dan longsor. Banyak lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan industri (skills mis...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...