Skip to main content

6/30 - Australian News

Taggar #prayforaustralia membuatku kaget.
Ada apa nih?

Ternyata di beberapa wilayah negara kangguru tersebut terjadi kebakaran hutan yg ekstrim. Puluhan jiwa meregang nyawa, populasi satwa terancam, banyak kerugian harta benda alias bangunan rusak dan sebagian lain menderita akibat asap dan hawa kebakaran yg kering.

Di Jakarta orang pada kebanjiran, ngarep hujan berhenti. Di Australia orang pada ngarep hujan biar kebakarannya reda.

For whatever reason, harapan itu selalu ada.

Allah Maha Mengetahui apa yg terjadi guys. Berharaplah pada-Nya, berdoalah.
Mintalah agar hidup kita dimudahkan, bukan menghilangkan ketetapan-Nya.

Kita dimanapun berada, pantas sekali turut berdoa agar semua musibah, bencana, kekerasan, penyimpangan, dll segera teratasi.
Itu gampang bagi Rabb Semesta Alam.

Hanyasaja jika semua keinginan kita terpenuhi, dunia tidak ada bedanya dengan surga. Justru dengan sebagian keinginan yg tidak dipenuhi itu, Allah akan penuhi dan limpahkan kelak di surga.

Bagi orang orang yang beriman pada-Nya sabar adalah solusi.

Sabar bukanlah berpangku tangan.
Sabar beserta segala ikhtiar di dalamnya.
Termasuk doa kita..

#30haribercerita
#30HBC2006
@30haribercerita

#sabar #australiannews #prayforindonesia #prayforaustralia #prayforjakarta

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan panggilan Abu, Abi, Buya, dan Abati dalam Bahasa Arab

Bagi orang tua yang baru atau akan memiliki anak, tentu perlu memikirkan panggilan apa yang akan diajarkan kepada anaknya kelak. Panggilan dari anak kepada orang tua pastinya sangat bermakna. Namun di Indonesia panggilan anak kepada orang tua tidaklah rumit dan mempunyai makna umum. Panggilan dari anaknya berarti beliau tersebut merupakan bapak atau ibu dari anak ya ng memanggil. Contohnya: Bapak - Ibu, Ayah - Ibu, Ayah - Bunda, Papa - Mama, Papi - Mami, dll. Karena di Indonesia mayoritas muslim dan Bahasa Arab sangat populer, maka tidak jarang panggilan anak kepada orang tua dibiasakan menggunakan Bahasa Arab seperti Abi - Ummi. Namun banyak penggunaannya digeneralisir menjadi umum seperti layaknya Ayah - Ibu, padahal sejatinya panggilan tersebut adalah bahasa orang yang artinya akan berbeda jika tidak dilandasi ilmu. Berikut sy berupaya memberikan keterangan sekilas tentang perbedaan panggilan anak kepada orang tua dalam Bahasa Arab. Abu اب Untuk menunjukkan penghormatan kepada ...

Recount Text: A Day With Me

Yesterday was quite a nerve-wracking day in my life. It felt like my heart was beating stronger, in intervals that seemed more intense than usual. Honestly, there are often moments like that in my everyday life, but yesterday, the feeling lasted consistently from morning until after the Asr prayer. It had been a long time since I was reminded of my reluctance to take any kind of standardized test (for those who know, they know). Even though I like challenges, I’m not fond of the kind that forces me to chase something overly theoretical. I looked at the exam card and whispered in my heart, bismillah. I began the day with a long and sincere prayer. I made milk for my child and woke him up to pray Fajr at the mosque with my husband. My husband had already gotten up and was doing his early prayers and had started the laundry. I continued with the usual house chores: washing dishes, cooking while tending the laundry, tidying up what I could, packing the children’s lunch boxes, a...

Marwah Pendidikan Di Indonesia

Marwah pendidikan tidak bisa tegak tanpa marwah guru, karena guru adalah pelaku utama dalam sistem pendidikan. Jika guru dijaga kehormatannya, diberdayakan kompetensinya, dan dihormati perannya, maka pendidikan akan lebih bermutu dan bermarwah. Marwah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang berarti kehormatan, martabat, atau harga diri. Dalam konteks pendidikan dan keguruan, marwah pendidikan dan guru merujuk pada penjagaan terhadap kehormatan dan martabat dunia pendidikan serta profesi guru. Marwah pendidikan berarti menjaga kehormatan dunia pendidikan sebagai bidang yang suci, mulia, dan berperan strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Hal ini mencakup nilai moral dan etika dalam proses belajar-mengajar, integritas sistem pendidikan, termasuk kurikulum, evaluasi, dan manajemen sekolah, keadilan dan kesetaraan dalam memberikan akses pendidikan, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Jika marwah pendidikan rendah maka pendidikan ke...